Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an:
ٱلْمَالُ وَٱلْبَنُونَ زِينَةُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱلْبَٰقِيَٰتُ ٱلصَّٰلِحَٰتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا
Artinya: “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (QS. Al Kahfi :46)
Harta berupa uang, rumah hingga kendaraan merupakan hal yang didambakan manusia. Ada yang meraihnya dengan cara bekerja, berniaga atau melalui cara-cara halal, hingga ada yang meraihnya dengan cara-cara yang haram seperti mencuri, berjudi dan lainnya.
Namun, apakah benar harta seperti itu yang harusnya menjadi tujuan manusia? Apakah kekayaan materi itu yang seorang muslim harus tuju? Nyatanya tidak. Bahkan dalam ajaran islam, ada banyak hal yang terlihat remeh, tapi memiliki nilai besar dihadapan Allah SWT. Ayat di atas menjelaskan bahwa ada sesuatu yang lebih berharga dari harta yang dimiliki manusia.
Dalam Tafsir Al Muyassar, Al Kahfi ayat 46 ini menjelaskan bahwa harta benda dan anak-anak adalah keindahan dan kekuatan di dunia yang fana ini, sedang amal-amal shalih (terutama bacaan tasbih, tahmid, dan takbir, serta tahlil) lebih besar pahalanya di sisi tuhanmu daripada kekayaan dan anak keturunan. Amal-amal shalih ini adalah hal yang paling utama diharapkan oleh manusia yang dapat menghasilkan pahala di sisi tuhannya, sehingga dia di akhirat kelak akan memperoleh apa yang diimpikannya di dunia.
Baca juga:
Semesta Dalam Al Qur’an
Sedangkan menurut Markaz Ta’dzim dalam Tafsir Al Madinah, Harta dan keturunan merupakan perhiasan dunia, sedangkan amal shalih dan zikir seperti tahlil, tasbih, dan tahmid lebih baik pahalanya dan lebih diharapkan balasannya di sisi Allah.
Utsman bin Affan berkata: “Amalan-amalan yang kekal dan shalih adalah kalimat ‘laailaaha illa Allah, Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, dan laa haula walaa quwwata illa billah’.” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad)
Dan at-Thabari meriwayatkan dengan sanad yang hasan dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata: “amalan-amalan yang kekal dan shalih adalah ucapan zikir laailaaha illa Allah, Allahu Akbar, Subhanallah, Alhamdulillah, Tabarakallah, laa haula walaa quwwata illa billah, Astaghfirullah, Shalawat kepada Rasulullah; dan puasa, shalat, haji, sedekah, memerdekakan budak, jihad, menyambung silaturrahim, dan seluruh amalan baik. Itu semua merupakan amalan-amalan kekal dan baik yang akan kekal bagi pelakunya di surga selama masih ada langit dan bumi.”
Lembaga pendidikan Al Qur’an, Quran Edu Center akan membantu saudara muslim yang ingin mengaji Al Qur’an di tempat, waktu, hingga guru yang tepat untuk memudahkan belajar. Untuk info selengkapnya hubungi +62819-3821-7261. Yuk belajar ngaji di Quran Edu center untuk privat ngaji jakarta, privat ngaji bogor, privat ngaji tangerang, privat ngaji bekasi, privat ngaji depok, privat ngaji terdekat.















