DOA ORANG SABAR SAAT DITERPA UJIAN

 

Hidup tak selalu berjalan mulus. Masalah datang silih berganti, menguji ketegaran iman kita. Namun, di tengah badai masalah yang menerpa, satu hal yang dapat menenangkan hati adalah sabar. 

Sabar bukan sekadar menunggu, melainkan dengan sikap menerima dengan lapang dada. Allah bahkan menunjukkan doa agar kita diberi sabar di tengah masalah yang tentu bukan sikap yang mudah. Untuk itu, ada sebuah doa yang Allah SWT jelaskan dalam Al Qur’an:

وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلَّآ أَن قَالُوا۟ رَبَّنَا ٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِىٓ أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Artinya: “Tidak ada doa mereka selain ucapan: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS. Ali ‘Imran: 147)

Dalam ayat tersebut, ada doa yang bisa kita dawamkan setiap hari atau saat kita merasakan kesulitan hidup. 

رَبَّنَا ٱغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِىٓ أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Latin: Rabbanagfir lanā żunụbanā wa isrāfanā fī amrinā wa ṡabbit aqdāmanā wanṣurnā ‘alal-qaumil-kāfirīn

Artinya: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”

Baca Juga: 

Yuk, Berdia Dengan Dia Nabi Yunus AS Saat Berada Dalam Perut Ikan

 

Tafsir Al-Muyassar juga menjelaskan bahwa ayat ini: Dan tidak ada ucapan orang-orang yang bersabar itu selain mengatakan, “Wahai Tuhan kami,ampunilah dosa-dosa kami dan apa yang terjadi pada hidup kami berupa tindakan berlebihan yang kami perbuat dalam urusan agama kami,dan teguhkanlah kaki-kaki kami sehingga kami tidak melarikan diri dari melawan musuh kami, dan tolonglah kami menghadapi orang-orang yang mengingkari ke-Esaan Mu dan kenabian para nabi-Mu.”

Menurut Tafsir Kemenag RI, ayat ini sebenarnya juga membahas tentang pengikut Nabi Muhammad SAW saat perang yang pantang menyerah. Setelah pada ayat sebelumnya Allah menjelaskan kondisi fisik dan semangat pantang menyerah pengikut nabi terdahulu, lalu dalam ayat ini dia menjelaskan situasi batin mereka yang tercermin pada ungkapan mereka. Dan tidak lain ucapan mereka hanyalah doa, ya tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan dan melampaui batas hukum yang ditetapkan Allah dalam urusan kami berkaitan dengan persiapan perang, dan tetapkanlah pendirian kami supaya tidak berubah niat dan tujuan kami, dan tolonglah, anugerahkan kemenangan kepada kami atas orang-orang kafir. 

Maka Allah mengabulkan doa mereka dan memberi mereka pahala di dunia berupa kemenangan, memperoleh harta rampasan perang, nama baik dan kehormatan, dan pahala yang baik di akhirat, yaitu surga dan keridaan Allah. Dan Allah mencintai, memberi anugrah kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

Yuk, mendalami ilmu Al Qur’an di Quran Edu Center. Sebagai lembaga pendidikan Al Qur’an, Quran Edu Center dapat membantu saudara muslim yang ingin belajar tilawah di tempat, waktu, hingga guru yang tepat untuk memudahkan belajar Al Qur’an. Untuk info selengkapnya hubungi +62819-3821-7261. Yuk belajar ngaji di Quran Edu center untuk privat ngaji jakarta, privat ngaji bogor, privat ngaji tangerang, privat ngaji bekasi, privat ngaji depok, privat ngaji terdekat, tadabbur Al Qur’an.

 

 

Bagikan :

Artikel Lain :

Topik Artikel

…
DAFTAR SEKARANG

Belajar Quran Mudah

Mudah daftarnya, mudah belajarnya, mudah atur jadwalnya, mudah atur tempatnya, mudah metodenya, mudah pembelajarannya dan mudah evaluasinya. Quran Edu Center menawarkan kamu kemudahan untuk dekat dengan Quran!