NGAJI ONLINE & PENTINGNYA RANAH SABAR [3]

ngaji online

Ngaji online tidak hanya berfokus di era pandemi, seusai covid 19 kita tetap memaksimalkan teknologi (komputer/gadget) untuk belajar ngaji online mengingat dampak negatif dengan adanya gadget. Semua kalangan sudah saatnya beralih ke abad 21 yang profesional memerankan ITE.

Belajar ngaji online tentu kepada ahlinya seperti guru-guru sudah tersertifikasi baik secara sanad maupun legalitas. Untuk lebih lanjut Anda dapat menghubungi admin Quran Edu Center.

Ngaji Online & Pentingnya Ranah Sabar

Ranah sabar ini melanjutkan artikel sebelumnya yang membahas defenisi, macam-macam sabar, dan konklusi makna shabrun. Hal ini kita akan membahas macam-macam ranah sabar dalam Al Quran.

Ranah Sabar

Pertama, Segi Ibadah QS [19] : 65

رَّبُّ السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا فَاعۡبُدۡهُ وَاصۡطَبِرۡ لِـعِبَادَتِهٖ‌ؕ هَلۡ تَعۡلَمُ لَهٗ سَمِيًّا

\”Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, Maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?\”

Kedua, Menghadapi ejekan dan fitnah QS [73] : 10

وَاصۡبِرۡ عَلٰى مَا يَقُوۡلُوۡنَ وَاهۡجُرۡهُمۡ هَجۡرًا جَمِيۡلًا

\”Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.\”

Ketiga, Menghadapi musibah QS [38] : 41-44

وَاذۡكُرۡ عَبۡدَنَاۤ اَيُّوۡبَۘ اِذۡ نَادٰى رَبَّهٗۤ اَنِّىۡ مَسَّنِىَ الشَّيۡطٰنُ بِنُصۡبٍ وَّعَذَابٍؕ
\”Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, \”Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana.\”
اُرۡكُضۡ بِرِجۡلِكَ‌ ۚ هٰذَا مُغۡتَسَلٌ ۢ بَارِدٌ وَّشَرَابٌ
\”(Allah berfirman), \”Hentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.\”
وَوَهَبۡنَا لَهٗۤ اَهۡلَهٗ وَمِثۡلَهُمۡ مَّعَهُمۡ رَحۡمَةً مِّنَّا وَذِكۡرٰى لِاُولِى الۡاَلۡبَابِ
\”Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan Kami lipatgandakan jumlah mereka, sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat.\”

Baca juga: Pentingnya Ranah Sifat Ikhlas

وَخُذۡ بِيَدِكَ ضِغۡثًا فَاضۡرِبْ بِّهٖ وَلَا تَحۡنَثۡ‌ؕ اِنَّا وَجَدۡنٰهُ صَابِرًا‌ ؕ نِعۡمَ الۡعَبۡدُ‌ ؕ اِنَّـهٗۤ اَوَّابٌ
\”Dan ambillah seikat (rumput) dengan tanganmu, lalu pukullah dengan itu dan janganlah engkau melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah).\”
*Penjelasan*

Nabi Ayyub a.s. menderita penyakit kulit beberapa waktu lamanya dan Dia memohon pertolongan kepada Allah s.w.t. Allah kemudian memperkenankan doanya dan memerintahkan agar Dia menghentakkan kakinya ke bumi.

Nabi Ayyub mentaati perintah itu Maka keluarlah air dari bekas kakinya atas petunjuk Allah, Ayyub pun mandi dan minum dari air itu, sehingga sembuhlah Dia dari penyakitnya dan Dia dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.

Maka mereka kemudia berkembang biak sampai jumlah mereka dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. pada suatu ketika Ayyub teringat akan sumpahnya, bahwa Dia akan memukul isterinya bilamana sakitnya sembuh disebabkan isterinya pernah lalai mengurusinya sewaktu Dia masih sakit.

Akan tetapi timbul dalam hatinya rasa hiba dan sayang kepada isterinya sehingga Dia tidak dapat memenuhi sumpahnya. oleh sebab itu turunlah perintah Allah seperti yang tercantum dalam ayat 44 di atas, agar Dia dapat memenuhi sumpahnya dengan tidak menyakiti isterinya Yaitu memukulnya dengan dengan seikat rumput.

Keempat, Memperoleh kebutuhan atau hajat QS [2] : 153

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اسۡتَعِيۡنُوۡا بِالصَّبۡرِ وَالصَّلٰوةِ ؕ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيۡنَ
\”Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.\”

Baca juga: Contact Person Untuk Belajar Al Quran

Upaya Tindak Lanjut

Berusaha menjadi ahli sabar yang cerdas dan masuk akal. Sabar itu harus ada batasnya, karena ahli sabar itu tau kapan untuk maju, mundur dan sebagainya. Orang yang ahli sabar ialah orang yang memiliki kemampuan baik tau kapan waktu terus bersabar dan kapan juga harus diakhiri sabarnya. (terlalu sabar dan bodoh itu beda tipis).

Contoh : ketika anak kurang ajar sama orang tua dan orang tua sabar tanpa batasan justru malah mengaminkan ke-kurang ajaran anaknya. Dan ujung-ujungnya durhakan dan neraka bahkan menuntut (berimbas) orang tuanya.

Kalau begitu yang salah siapa? Oke anaknya salah tapi orang tua lebih salah! Sehingga anak tidak tahu bagaimana batasan sikap kepada orang tuanya. Maka dari itu bahasa tegas plus santun sangat perlu buat menanamkan sikap luhur ke anak.

Bagikan :

Artikel Lain :

Topik Artikel

…
DAFTAR SEKARANG

Belajar Quran Mudah

Mudah daftarnya, mudah belajarnya, mudah atur jadwalnya, mudah atur tempatnya, mudah metodenya, mudah pembelajarannya dan mudah evaluasinya. Quran Edu Center menawarkan kamu kemudahan untuk dekat dengan Quran!