fbpx
belajar tajwid mudah

belajar tajwid mudah surat an naba ayat 13-14

Belajar tajwid mudah – Mudah dan berpahala besar hanya dimiliki bagi kamu yang belajar tajwid, karena merupakan kewajiban umat Muslim yang berpegang teguh dengan Alquran. Sangat miris bila manusia disibukan dengan dunia hingga lupa dengan ruhaninya. Anda boleh mengejar dunia untuk kebutuhan jasadiyah namun harus sinkron dengan kebutuhan ruhaniyah. Tidak ada kata terlambat untuk belajar mengaji Alquran.

Bahwa sudah jelas, Allah tidak akan mempersulit hamba-Nya yang sedang menuntut ilmu, Allah mudahkan segala hajatnya, Allah berkahi rizqi setiap hamba-Nya, dan lain sebagainya. Dari itu belajar tajwid atau belajar Alquran laiinya insyaAllah cukupi kebutuhannya.

Belajar Tajwid Mudah an naba 13-14

Sebelum ke pembahasan inti, baiknya teman-teman membaca artikel kami yang membahas tajwid An Naba ayat 11-12.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

(14) وَّ جَعَلۡنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًا (13) وَّاَنۡزَلۡنَا مِنَ الۡمُعۡصِرٰتِ مَآءً ثَجَّاجًا

Artinya: 13. dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari), 14. dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya,

وَّ جَعَلۡنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًا

وَّ

Huruf wau disini termasuk huruf layyin. Huruf layyin itu ada dua yaitu wau و dan ya ي. Dan apabila setiap huruf hijaiyah yang berharakat fathah, mulut kita harus terbuka.

جَعَلۡنَا

Fokus di huruf lam sukun bertemu dengan nun, maka dibaca idzhar aliflam qomariyah. Sangat salah bila dibaca tawallut ada huruf E ‘ja’alena’ tapi yang benar itu ‘ja’alna’. Dinamakan idzhar aliflam qomariyah apabila lam sukun/lam alif bertemu dengan huruf-huruf qomariyah.

Huruf qomariyah diantaranya:

(أَبْغِ حَجَّكَ وَخَفْ عَقِمَه) ا ب غ ح ج ك و خ ف ع ق ي م ه

Baca juga: Tajwid an naba ayat 11-12

نَا

Karena Nun ini berharakat fathah bertemu alif maka hukumnya mad thabii. Dan bacanya harus panjang dua harakat tidak boleh kurang atau lebih. Pembagian mad thabii itu ada tiga, diantaranya:

  1. Apabila Huruf Alif yang sebelumnya berharakat fathah
  2. Huruf Wau yang sebelumnya berharakat dhammah
  3. Dan Huruf Ya’ yang sebelumnya berharakat kasrah

سِرَا

Huruf Ra ini memiliki dua hukum, mad thabii dan tafkhim. Disebut mad asli karena Ra berharakat fathah bertemu alif. Disebut Tafkhim (tebal). karena Ra yang dibaca Tafkhim ciri-cirinya Ro nya berharakat fathah, dhammah, fathahtain dan dhommahtain. Kemudian Ro sukun sebelumnya berharakat fathah/dhammah. Dan Ra ini getaranya hanya sekali.

جًا وَّ

Lihat di huruf jim yang berharakat fathahtain bertemu wau, maka hukumnya idgham naqis bighunnah. Cara bacanya harus ditahan/didengungkan selama dua harakat tempo lambat. Ada dua huruf yang dibaca idgham naqis bighunnah yaitu Wau dan Ya.

هَّا

Kemudian fokus di huruf Ha ها itu bacanya harus Ha besar, tempatnya tenggorokan paling dalam dan bacanya harus panjang dua harakat karena hukumnya mad thabii.

جًا

Fokus di huruf Jim ج itu ada dua hukum dengan rincian; apabila berhenti maka hukumnya mad iwad, yang awalnya fathahtain berubah menjadi fathah dengan panjang dua harakat. Kemudian dibaca dengan hukum yang berbeda apabila diwashalkan (disambung) tentunya mengikuti hukum tajwid dihuruf sesudahnya. Kalau di ayat ini bila disambung maka hukum idhgam biguhnnah naqis.

baca juga: kesalahan yang sering terjadi saat membaca idgham bighunnah

وَّاَنۡزَلۡنَا مِنَ الۡمُعۡصِرٰتِ مَآءً ثَجَّاجًا

وَّ

Huruf wau disini termasuk huruf layyin. Huruf layyin itu ada dua yaitu wau و dan ya ي. Dan apabila setiap huruf hijaiyah yang berharakat fathah, mulut kita harus terbuka.

اَنۡزَ

Fokus dihuruf nun sukun نْ betemu zai ز, maka hukumnya dibaca ikhfa dengan panjang dua harakat tempo lambat. Kemudian pengucapan huruf Za nya harus berdesir.

زَلۡنَا

Fokus di huruf lam sukun bertemu dengan nun, maka dibaca idzhar aliflam qomariyah. Ingat ya bacanya jangan tawallut. Agar lebih jelas silahkan di scrol ke atas untuk pembahasan idzhar aliflam qomariyah.

نَا

Nun sukun tentu dibaca panjang dua harakat karena termasuk mad thabii.

مِنَ الۡمُ

Fokus lagi dihuruf lam sukun bertemu mim, maka bacanya harus jelas karena disebut idzhar aliflam qomariyah.

صِرٰ

Huruf Ro ini memiliki dua hukum, yakni mad thabii dan tafkhim (tebal). Sudah kami singgung sebelumnya untuk pembahasan Ra’ teman-teman bisa lihat kembali.

تِ

Huruf Ta ini harus hames/berdesis. Berhubung berharakat kasrah, maka mulutnya harus nyengir atau ditarik.

مَآءً

Fokus di huruf Mim ada huruf mad thabii (alif) bertemu hamzah maka bacanya harus panjang dua setengah alif atau 5 harakat. Hukumnya ialah mad wajib muttashil. Mad artinya panjang, wajib itu harus, dan muttashil artinya bersambung. Apabila ada huruf mad thabii bertemu dengan hamzah dalam satu kalimat disebut mad wajib muttashil.

ءً ثَجَّ

Fokus di huruf hamzah berharakat fathahtain bertemu tsa ث maka dibaca ikhfa dengan panjang dua harakat tempo lambat.

ثَجَّا

Meskipun huruf jim nya bertasydid, namun dia berharakat fathah bertemu alif maka disebut mad thabii.

جًا

Fokus di huruf huruf ba dan sin. Karena jelas huruf ba ada harakat fathah bertemu alif dibaca panjang dua harakat (mad thabii). Sedangkan huruf sinnya itu baca mad iwad bila berhenti. Dan beda hukum bila diwashalkan.

Share and Enjoy !

0Shares