fbpx
belajar tajwid al quran

belajar tajwid al quran surat an naba ayat 15-16

Belajar tajwid al quran adalah hukumnya wajib kifayah, dan sangat berdosa bila mengaji Al Quran itu asal-asalan. Dari itu, Bagi Anda yang sebelumnya pernah belajar tajwid atau yang sedang mencari guru Al Quran, QEC sangat tepat untuk Anda ikuti.

Keunggulan Quran Edu Center adalah materi yang disampaikan sangat lugas, dan efektif. Sehingga memudahkan kamu untuk cepat memahaminya. Terdapat banyak guru/tutor yang ahli di bidangnya sehingga kamu leluasa memilihnya.

belajar tajwid al quran an naba 15-16

Alangkah baiknya teman-teman membaca artikel sebelumnya yang membahas tuntas hukum tajwid di surat An Naba ayat 13-14.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

(16) لِّـنُخۡرِجَ بِهٖ حَبًّا وَّنَبَاتًا (15) وَّجَنّٰتٍ اَلۡفَافًا

Artinya: 15. untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman, 16. dan kebun-kebun yang rindang.

لِّـنُخۡرِجَ بِهٖ حَبًّا وَّنَبَاتًا

لِّـنُخۡ

Fokus di huruf Kho sukun dan sebelumnya berharakat dhammah maka hukumnya dibaca Tafkhimul isti’la (teba di huruf-isti’la). Dan posisi mulut harus monyong ke depan berbentuk seperti Goa. Penuh ke hati-hatian dan menggema. Seolah-olah mulut itu dipenuhi makanan namun disaat mengucapkan Kho’ makanan itu tidak tumpah.

(رِ)لِّـنُخۡرِ

Huruf Ro berharakat kasrah maka hukumnya tarqiq (tipis). Dan sifat huruf Ro itu getarnya hanya sekali.

بِهٖ

Fokus di huruf Ha dhomir ini bacanya panjang dua harakat dan hukumnya mad shilah qoshiroh. Mad artinya panjang, shilah artinya hubungan dan qoshiroh artinya pendek.

Mad shilah qoshiroh ialah; apabila ada huruf Ha Dhomir / kata ganti orang (benda) ketiga yang berupa (ه – به) berada sesudah huruf hidup (berharakat) dan sesudahnya tidak bertemu/dihubungkan dengan huruf bersukun atau huruf bertasydid dan atau huruf alif. Cara bacanya panjang satu alif sama persis panjangnya mad thabii.

حَبًّا وَّ

Fokus Ba Fathahtain (tanwin) bertemu dengan Wau maka dibaca dengung dua harakat tempo lambat. Adapun hukumnya disebut idghom bighunnah naqis.

وَّنَبَا

Fokus di huruf Ba yang berharakat fathah bertemu alif, maka bacanya mad thabii.

baca juga: tajwid an naba 13-14

تًا

Ta ini ada dua hukum tergantung bacanya berhenti atau lanjut. Kalau berhenti hukumya Mad Iwadh (dengan panjang dua harakat). Kalau lanjut berarti hukumnya idgham bighunnah naqis karena tanwin bertemu wau (ayat selanjutnya).

وَّجَنّٰتٍ اَلۡفَافًا

وَّ

Setiap huruf Wau yang berharakat fathah atau dhammah disebut huruf layyin.

جَنّٰتٍ

Fokus di Nun. Mempunyai dua hukum yang harus dikaidahkan. Pertama, nun bertasydid hukumnya ghunnah dibaca dengung dua harakat tempo lambat. Kedua, nun nya juga berharakat fathah berdiri maka dibaca panjang dua harakat (mad thabii).

تٍ

Hukumnya hames (berdesis) dan posisi mulut nyengir ditarik ke belakang.

اَلۡفَ

Fokus di lam sukun bertemu fa, maka hukumnya idzhar aliflam qomariyah. Jelas dan tidak boleh tawallut.

اَلۡفَا

Fokus di huruf Fa yang berharakat fathah bertemu alif maka hukumnya mad thabii yang dibaca panjang dua harakat.

فًا

Terakhir di huruf Fa yang memiliki dua hukum. Pertama, dibaca mad iwad bila berhenti dengan panjang dua harakat. Kedua, dibaca dengan hukum yang berbeda tergantung dan menyesuaikan huruf di ayat selanjutnya.

Demikin dari kami semoga bermanfaat dan tetap semangat meraih mahkota bersama Al Quran. Apalagi kita sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, bulannya ampunan, bulan turunnya Al Quran, dan bulan yang dilipatgandakan pahalanya. Mari kita berlomba-lomba menyambut Ramadhan dengan membenahi bacaan Al Qurannya agar kita menjadi umat Rasulullah Saw sepenuhnya.

Share and Enjoy !

0Shares