fbpx
belajar ngaji tajwid

Belajar Ngaji Tajwid ayat al quran tentang puasa

Belajar ngaji tajwid – Yang merasa dirinya mengaku umat Rasulullah, sudahkan belajar ngaji tajwid dengan sempurna kemudian dipraktikan terus menerus dalam membaca Al Quran? Hal yang tidak wajar bila tidak pernah membaca Al Quran atau membaca Al Quran namun tidak sesuai dengan kaidah tajwid. Namun, Anda bisa benahi di Quran Edu Center.

Terlebih di bulan Ramadhan, umat Muslim di seluruh dunia berlomba-lomba memupuk ruhaninya dengan membaca Al Quran. Tidak hanya membaca, namun harus belajar ngaji tajwid agar bacaan kamu memang layak di hadapan Allah dan Rasul-Nya. Dari itu, belajarlah bersama kami baik online / ofline.

belajar ngaji tajwid al baqarah : 183

Ayat Al Quran tentang puasa Ramadhan yang paling familiar adalah QS Al Baqarah : 183. Yuk, sama-sama kita benahi bacaan ayat ini agar kamu benar-benar mendapat ghirohnya puasa Ramadhan.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِکُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُوۡنَۙ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا

يٰٓـاَ

Ya berharakat fathah berdiri kemudian ada tanda benderanya dan bertemu hamzah di lain kalimat, maka hukumnya mas jaiz munfashil. Cara bacanya bisa 2, 4, 5 harakat.

Hukum bacaan disebut mad jaiz munfashil apabila mad thabii bertemu dengan HAMZAH ( ء ) di lain perkataan. Cara membacanya lebih baik disamakan seperti panjangnya mad wajib muttashil, tetapi juga boleh dipanjangkan seperti panjang bacaan mad thabii.

ـاَيُّهَا

Ayyuha bacanya cukup diayunkan saja tanpa ditahan.

الَّذِيۡنَ

Dzal berharakat kasrah bertemu dengan ya sukun maka dibaca panjang dua harakat karena disebut mad thabii.

baca juga: bedah tajwid surah an naba : 19-20

اٰ

Ini merupakan salah satu dari mad badal. Cara bacanya sama dipanjangkan dua harakat. Dikatakan mad badal apabila ada hamzah bertemu dengan huruf mad (ا و ي).

مَنُوۡا

Disebut mad thabii karena nun nya berharakat dhammah bertemu dengan wau sukun, maka dibaca panjang dua harakat saja.

كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الصِّيَامُ

كُتِبَ

Fokus di huruf Kaf dan Ta. Maka keduanya harus dibaca hames (berdesis).

عَلَيۡکُمُ

Fokus Lam berharakat fathah bertemu dengan Ya sukun, maka hukum mad layyin.

الصِّيَامُ

Fokus di ya berharakat fathah bertemu alif maka disebut mad thabii dengan panjang dua harakat.

کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيۡنَ

کَمَا

Berhubung mim berharakat fathah bertemu alif maka dibaca panjang dua harakat karena disebut mad thabii.

كُتِبَ

Fokus di huruf Kaf dan Ta. Maka keduanya harus dibaca hames (berdesis).

الَّذِيۡنَ

Dzal berharakat kasrah bertemu dengan ya sukun maka dibaca panjang dua harakat karena disebut mad thabii.

baca juga: manfaat belajar al quran dan menghafalnya

مِنۡ قَبۡلِکُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُوۡنَۙ

مِنۡ قَ

Fokus Nun sukun bertemu huruf Qof maka dibaca ikhfa. Cara bacanya panjang dua harakat tempo lambat yang disertai dengung. Kemudian ditebalkan karena termasuk bacaan Tafkhimul Ikhfak (dengung/samar yang ditebalkan).

قَبۡلِکُمۡ

Fokus di Ba sukun yang termasuk bacaan qolqolah sugra (kecil) karena posisinya ada ditengah kalimat. Cara bacanya dipantulkan condong ke fathah, tanpa diikuti tawallut.

کُمۡ لَعَ

Fokus di hurum mim sukun bertemu lam, maka dibaca jelas idzhar syafawi. Ketika ada mim sukun bertemu dengan selain huruf mim dan ba, maka dibaca idzhar syafawi.

كُمۡ تَتَّ

Ini juga sama disebut idzhar syafawi, karena mim sukun bertemu dengan huruf ta.

تَتَّقُوۡنَۙ

Fokus di huruf wau sukun yang sebelumnya berharakat dhammah, maka bisa dibaca mad thabii dan mad arid li sukun. Dibaca mad thabii bila washal (sambung), dan dibaca mad aridh lis sukun bila waqaf (berhenti).

Mad arid li sukun adalah; apabila ada mad thabii atau mad layyin yang sesudahnya itu ada waqof. Mad artinya panjang, Aridh artinya tiba-tiba ada, dan sukun artinya mati.

Share and Enjoy !

0Shares