Banyak dari kita menyepelekan ucapan buruk, entah untuk diri sendiri atau bahkan orang lain. Ucapan buruk, seperti “mati aku” atau “anak nakal!” sepertinya tidak sulit untuk mendengarnya diucapkan masyarakat kita. Namun kata-kata negatif itu merupakan kata yang seharusnya tidak diucapkan oleh muslim yang memahami bahwa tiap ucapan adalah doa.
Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an:
وَيَدْعُ ٱلْإِنسَٰنُ بِٱلشَّرِّ دُعَآءَهُۥ بِٱلْخَيْرِ ۖ وَكَانَ ٱلْإِنسَٰنُ عَجُولًا
Artinya: “Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa.” (QS. Al Isra: 11).
Dalam Al-Mukhtashar, dijelaskan bahwa seringkali manusia mendoakan keburukan untuk diri, anak dan hartanya tatkala marah -lantaran kejahilannya. Sama seperti halnya ia mendoakan kebaikan untuk dirinya. Sehingga andai Kami mengabulkan doa keburukannya tersebut, niscaya diri, anak dan hartanya akan binasa. Sungguh manusia memang memiliki fitrah suka tergesa-gesa, sehingga sering kali ia tergesa-gesa mengerjakan sesuatu yang bisa mendatangkan mudarat baginya.
Baca Juga:
Siapa Golongan Ibadurrahman?
Dalam Tafsir Kemenag RI, dijelaskan bahwa Allah mengetahui bahwa manusia akan mudah tergesa-gesa dalam berdoa yang biasanya berujung pada penyesalan. Dan manusia terkadang berdoa untuk kejahatan, seperti mengharapkan kematiannya, kematian anak dan keluarganya, atau untuk kehancuran harta bendanya dalam keadaan marah atau putus asa sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan.
Allah menyatakan manusia biasa bersifat tergesa-gesa. Sifat itulah yang menyebabkan manusia berdoa untuk kejahatan, tanpa disadari bahwa doanya itu jika dikabulkan akan membawa kerugian bagi dirinya. Oleh karena itu, janganlah tergesa gesa di dalam mengambil keputusan. Dan kami jadikan malam dan siang dan silih bergantinya keduanya itu sebagai dua tanda untuk menunjukkan kekuasaan kami, lalu kami hapuskan tanda malam, kami hapus cahayanya sehingga terjadilah kegelapan dan engkau tidak dapat melihat segala sesuatu di sekitarmu, dan kami jadikan tanda siang itu terang, yakni kami jadikan siang dapat menerangi, sehingga kamu dapat melihat segala sesuatu di sekitarmu.
Demikian itu agar kamu dapat mencari kurnia dari tuhanmu dengan melakukan pekerjaan yang bermanfaat bagi kehidupanmu. Dan agar dengan kehadiran malam dan siang itu kamu mengetahui bilangan tahuntahun dan perhitungan waktu yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Sebagai penutup, ayat ini menyatakan, dan segala sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupanmu telah kami terangkan dengan jelas, tidak ada sesuatu yang terlewati agar menjadi pelajaran bagimu.
Setiap kita pasti ingin mendalami Qur’an kan? Yuk kita ngaji di Quran Edu Center. Sebagai lembaga pendidikan Al Qur’an, Quran Edu Center dapat membantu saudara muslim yang ingin belajar tilawah di tempat, waktu, hingga guru yang tepat untuk memudahkan belajar Al Qur’an. Untuk info selengkapnya hubungi +62819-3821-7261. Yuk belajar ngaji di Quran Edu center untuk privat ngaji jakarta, privat ngaji bogor, privat ngaji tangerang, privat ngaji bekasi, privat ngaji depok, privat ngaji terdekat.















