Konflik berkepanjangan di Suriah telah menghasilkan begitu banyak kehancuran. Krisis yang dimulai sejak tahun 2011 ini sudah memakan korban hingga 470.000 orang tewas, dimana 10.000 diantaranya adalah anak-anak. Sehingga anak-anak merupakan korban utama yang paling menderita di tanah Suriah dalam konflik ini. Data menunjukkan, ada lebih dari 6,5 juta anak mengalami kekerasan, intimidasi, pelecehan, kelaparan dan penyakit.
Meskipun begitu, di tengah kondisi mengenaskan tersebut, terselip sebuah kisah haru. Hal ini dikisahkan oleh relawan asal Indonesia, Ihsanul Faruqi seperti dijelaskan dalam buku ‘Kisah Inspiratif Para Penghafal Al Qur’an terbitan Dar Ar Rasail. Dia yang bertugas dibawah bendera Misi Medis Suriah selama 1 tahun menceritakan pengalamannya.
Meskipun serba kekurangan dan dalam ancaman kelaparan, anak-anak pengungsi Suriah ternyata tetap memiliki keinginan kuat untuk bisa menghafal Al Qur’an. Disebuah kamp pengungsian dekat perbatasan Turki bernama Kamp Ummahat Al Mu’minin, terdapat anak-anak yang semuanya telah kehilangan ayahnya akibat perang.
Baca JugA:
Kisah Anak Tunanetra Penghafal Al Qur’an
Ketika relawan memberi bantuan medis kepada pengungsi dan membagikan roti kepada anak-anak. Namun tidak sedikit anak ternyata memiliki keinginan lain selain mendapat roti. Mereka ingin bisa memiliki mushaf Al Qur’an agar bisa menghafalnya. Jika di Indonesia untuk mendapatkan mushaf Al Qur’an sangatlah mudah, lain halnya dengan keadaan di pengungsian.
Menurut penuturan Faruqi, anak-anak penghafal Al Qur’an di Suriah taruhannya adalah nyawa. Rezim pemerintah seringkali menargetkan pengeboman di tempat-tempat umum termasuk di masjid-masjid yang di dalamnya terdapat banyak anak yang sedang menghafal Al Qur’an.
Semua halangan tersebut tak menyurutkan tekad anak-anak untuk tetap menghafal Al Qur’an. Ketika ditanya apa yang akan dilakukan setelah mereka bisa menghafal isi seluruh kitab suci tersebut, anak-anak menjawab dengan mantap “Kami akan ikut berjuang sebagai Mujahidin.”
Yuk, belajar Al Qur’an, mumpung diber nikmat kesempatan dan kemudahan yang tidak dimiliki kebanyakan muslim yang sedang dilanda perang. Sebagai lembaga pendidikan Al Qur’an, Quran Edu Center dapat membantu saudara muslim yang ingin belajar tilawah tahfiz di tempat, waktu, hingga guru yang tepat untuk memudahkan belajar Al Qur’an. Untuk info selengkapnya hubungi +62819-3821-7261. Yuk belajar ngaji di Quran Edu center untuk privat ngaji jakarta, privat ngaji bogor, privat ngaji tangerang, privat ngaji bekasi, privat ngaji depok, privat ngaji terdekat.















