Sejatinya belajar Al Qur’an itu tidak bisa instan. Terutama dalam mempelajari sifat dan makhraj huruf.
Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam, mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw sebagai panduan dan pedoman hidup bagi segenap kaum muslimin karena di dalamnya terkandung aqidah, ibadah, hukum-hukum, akhlak, dan sejarah.
Sebagai pedoman hidup, maka umat Islam tidak akan tersesat jika berpegang teguh pada Al-Quran, menjalani hidup dengan berpedoman kepada Al-Quran. Oleh sebab itu umat Islam sudah sepatutnya harus senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkannya.
Lantas bagaimana mau berpedoman pada Al-Quran jika membaca saja tidak?
Ada banyak alasan yang menyebabkan tidak membaca Al-Quran. Pertama karena kesibukan kerja, sehingga waktu terasa sempit sekali bahkan seolah tidak ada untuk membaca Al-Quran. Untuk hal ini, perlu memaksanakan diri, menentukan waktu untuk membaca Al-Quran; bisa pagi hari selepas shalat Subuh, atau sebelum tidur, atau waktu-waktu lainnya.
Adapun jika tidak membaca Al-Quran karena memang belum bisa membaca, maka harus segera belajar membaca Al-Quran.
Kemajuan teknologi menjadikan ilmu pengetahuan terbuka lebar. Begitu pun untuk belajar Al-Quran baik ana. Banyak dijual produk-produk digital dengan berbagai metode belajar membaca Al-Quran, termasuk dengan Quran Edu Center yang memfasiliatsi belajar mengaji dewasa surabaya, sidoarjo dan malang.
Bisakah mahir membaca Al-Quran hanya belajar sebentar? Bisa saja. Itu semua tergantung kepada Anda sebagai pembelajar. Hanya saja, seberapa pintarnya pun Anda untuk mahir membaca Al-Quran hanya dalam waktu 3 jam misalnya, sepertinya agak berat. Kecuali jika hanya belajar membaca ayat-ayat tertentu saja, mungkin di ayat itu bisa namun belum tentu bisa membaca secara keseluruhan Al-Quran.
Mengapa berat? Karena banyak hal yang perlu dipelajari. Mulai dari makhraj huruf, sifat huruf, dan tajwidnya. Karena itulah perlunya guru dalam belajar Al-Quran. Karena kesalahan penguucapan huru-huruf dalam Al-Quran bisa saja mengubah makna.
Hal ini karena Al-Quran diturunan dengan bahasa Arab. Sebagaimana firman Allah swt.,
وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَٰهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا ۚ وَلَئِنِ ٱتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُم بَعْدَمَا جَآءَكَ مِنَ ٱلْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ ٱللَّهِ مِن وَلِىٍّ وَلَا وَاقٍ
Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah, (QS. Ar-Ra`d [13] : 37)
Kita yang terbiasa dengan bahasa Indonesia atau bahkan bahasa daerah, sehingga bisa saja saat mengucapkan huruf-huruf Al-Quran berbeda makhraj dan sifatnya. Karena itulah belajar tajwid dan tahsin itu menjadi sangat penting.
Ketika kita belajar dengan guru, maka disaat kita melakukan kesalahan saat mengucapkan kalimat yang dicontohkan, misalnya, sanga guru akan langsung membetulkannya. Tentu akan berbeda dengan Anda belajar otodidak. Anda tidak akan menyadari kesalahan yang dibuat sehingga akan merasa sudah benar sesuai contoh yang Anda dengarkan.
Sudah siap belajar Al-Quran?
yuuk belajar Al Quran di Quran Edu Center yang merupakan tempat belajar mengaji dewasa surabaya, sidoarjo dan malang. Anda akan belajar dengan guru/mentor Al Quran yang ahli dibidangnya, tidak ada kata telat dalam belajar termasuk belajar Al Quran hukumnya wajib dalam Islam.















